Link Terkait

DISCOVER BANYUWANGI

BULAN OKTOBER INI DANA DESA DI KABUPATEN BANYUWANGI SUDAH CAIR 47,9 MILIAR RUPIAH

BPMPD | 30-10-2015

Pencairan Batuan Keuangan Desa (BKD) yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) berupa dana desa di Banyuwangi menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hingga pertengahan bulan Oktober 2015, jumlah dana desa yang ditransfer dari rekening kas daerah ke rekening kas desa telah menacapai 47,91 Miliar Rupiah. Pada tahun 2015 ini total APBN yang dikucurkan untuk dana desa se-Banyuwangi sebesar 59,888 Miliar Rupiah. Dana tersebut diransfer ke kas daerah Banuwangi dalam dua periode.

Dari jumlah 59,888 Miliar Rupiah tersebut, dana desa yang telah ditransfer ke rekening kas desa-desa di Banyuwangi mencapai 47,91 Miliar Rupiah. Sama halnya dengan transfer dana dari APBN, pencairan dana desa ke rekening kas desa itu juga dilakukan dalam dua periode. Pada pencairan tahap pertama sebesar 50% dari total dana transfer APBD tersebut, jumlah dana yang telah terserap alias telah ditransfer ke rekening kas desa mencapai 96,53%. Diantara jumlah 189 Desa se-Banyuwangi, ada 183 Desa yang telah mencairkan dana desa tahap pertama tahun 2015. Enam Desa yang belum menyerap dana desa itu terkendala tiga hal, yakni RPJMDes (Rencana Pembangunan Jangka Desa), APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa), dan RKPDes (Rencana Kerja Pemerintah Desa) yang belum rampung.

Dari enam desa yang belum mencairkan dana desa tahap pertama tahun 2015 tersebut, empat desa di antaranya telah dalam proses pencairan di BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah). Sedangkan dua desa yang lain masih dalam proses menuntaskan APBDes. Sedangkan untuk pencairan tahap II jumlah anggaran yang telah ditransfer ke rekening kas desa sampai 23 Oktober  telah mencapai 22,74%. Pencairan tahap II bisa dilakukan jika SPj (Surat Pertanggungjawaban) dana desa tahap pertama sudah diserahkan.

Untuk memfasilitasi Pemerintahan Desa dalam rangka percepatan pencairan DD (Dana Desa), BPM dan Pemdes Kab. Banyuwangi telah membuka Klinik DD (Dana Desa) dan ADD (Alokasi Dana Desa). Klinik konsultasi ini buka setiap hari. Pada senin  sampai dengan jumat, klinik DD dan ADD ini dibuka mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 21.00 WIB. Sedangkan pada sabtu dan minggu klinik konsultasi ini buka mulai pukul 10.00 sampai pukul 14.00 WIB. Namun jika jika ada hal-hal yang sangat mendesak, para aparat desa bisa langsung telpon ke kantor BPM dan Pemdes. 

Tngkat penyerapan dana desa di Kabupaten yang berjuluk The Sunrise of Java ini masuk empat besar diantara 38 Kabupaten se-Jawa Timur. Kami dari BPM & Pemdes Kab. Banyuwangi berharap, selain tingkat penyerapan yang baik, artinya dana desa dapat bermanfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat desa, dan pertanggungjawabannya juga harus baik artinya tepat waktu dan benar.

Sementara itu, tingkat penyeraan satu pundi-pundi keuangan desa yang lain, yakni ADD (Alokasi Dana Desa) yang erasal dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Kab. Banyuwangi 2015 mencapai 61,9 Miliar Rupiah. Hingga 23 Oktober 2015, jumlah ADD tahap pertama yang telah ditransfer ke kas desa mencapai 96,67%. Dana tersebut disalurkan kepada 186 diantara total 189 desa se-Banyuwangi. Sementara itu, pencairan ADD tahap kedua baru mencapai 19,33% dan disalurkan untuk 35 desa se-Banyuwangi. Transfer ADD cenderung lambat karena adanya perubahan APBD 2015. Karena itu, desa juga memerlukan waktu untuk melakukan perubahan APBDes. 


© 2017
Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa Kabupaten Banyuwangi
JL. Adi Sucipto No. 53 Telp. 0333-424972, 424445 Fax. 0333-415318