Link Terkait

DISCOVER BANYUWANGI

CAIRKAN ADD, 4 DESA DIRASA LELET DAN KURANG RESPONSIF

BPMPD | 15-10-2015

Pemkab. Banyuwangi terus mendorong Desa untuk melakukan percepatan pencairan BKD (Bantuan Keuangan Desa) yang bersumber dari APBN maupun dari APBD pada hari Kamis tanggal 1 Oktober 2015 lalu pencairan DD (Dana Desa) yang bersumber dari APBN sudah mencapai 53,5 persen atau sekitar 25,6 miliar Rupiah dari total pagu 59,8 miliar Rupiah.

Pencairan ADD yang bersumber dari APBN mencapai 65,4 persen atau sekitar 40,5 miliar Rupiah dari pagu anggaran 61,9 miliar Rupiah. Pencairan ADD tahap pertama dan dua sudah mencapai 90 persen. Tahap pertama pencairan DD mencapai 94 persen. Sebanyak 180 Desa telah merampungkan tahap ini dengan nilai total 22,7 miliar Rupiah. Tersisa sembilan Desa yang belum merampungkan proses pencairan.

"Untuk pencairan ADD tahap pertama sudah mencapai 96 persen otomatis sudah 185 Desa yang telah menyelesaikan pencairan tahap pertama tinggal empat Desa lagi yang kami rasa cukup lelet dan kurang responsif dalam menyelesaikan proses pencairan." ujar Kabid Pemdes Bapak Ahmad Faishol. Beliau juga optimis pertengahan bulan Oktober ini bantuan Dana Desa tahap dua akan terserap dengan baik. Saat ini realisasi penyerapan bantuan dana untuk Desa terbilang rendah. Bantuan DD tahap kedua baru terserap 12 persen atau sekitar 2,9 milyar Rupiah dari pagu anggran 23,9 milyar Rupiah.

Ada sekitar 23 Desa dari Kecamatan Wongsorejo, Rogojampi, Muncar, Songgon, Glenmore, Kalibaru, dan Kabat sudah menerima DD tahap kedua. Penyerapan ADD tahap kedua ini memang cukup alot, sebab ada perubahan anggaran ADD pertengahan tahun lalu.


© 2017
Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa Kabupaten Banyuwangi
JL. Adi Sucipto No. 53 Telp. 0333-424972, 424445 Fax. 0333-415318